Cari Blog Ini

Minggu, 14 Maret 2010

Dara Diterminal

Udara pagi masih menyapu
Diterminal itu
Seorang dara menunggu
Menunggu sesuatu

Siang menjelang petang
Yang ditunggu tidak juga datang
Apakah ia hidung belang?
Dara bergumam seorang

Sore mengantar teduh
Dara mulai mengeluh

Dara pun tersedu
Melihat uang disaku

Dengan modal nekat
Untuk menemui silaknat

Dara pergi tanpa bekal
Karena pesbukker nakal
Lewat online dara kenal
Hingga merana diterminal
Apakah salah dara
Karena profile Nike Ardila?

Diseberang jalan itu
Dua mata mengintip malu
Sambil mengumpat kelu
Kau bukan daraku
Tak mirip diprofìlemu

Silaknat pasang kaki seribu
Sidara terus menunggu
Hingga senja menukar waktu...



Sudutkota, sunday140310.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar