Udara pagi masih menyapu
Diterminal itu
Seorang dara menunggu
Menunggu sesuatu
Siang menjelang petang
Yang ditunggu tidak juga datang
Apakah ia hidung belang?
Dara bergumam seorang
Sore mengantar teduh
Dara mulai mengeluh
Dara pun tersedu
Melihat uang disaku
Dengan modal nekat
Untuk menemui silaknat
Dara pergi tanpa bekal
Karena pesbukker nakal
Lewat online dara kenal
Hingga merana diterminal
Apakah salah dara
Karena profile Nike Ardila?
Diseberang jalan itu
Dua mata mengintip malu
Sambil mengumpat kelu
Kau bukan daraku
Tak mirip diprofìlemu
Silaknat pasang kaki seribu
Sidara terus menunggu
Hingga senja menukar waktu...
Sudutkota, sunday140310.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar