Cari Blog Ini

Senin, 22 Maret 2010

Nasib Biduk

Dibalut kayu usang
Kulit tanpa polesan
hanya tersandar lemang
menunggu kering matahari
menuju perapian

pendayungmu sudah patah
layarmu sudah tak lagi megah
tak mungkin mengarungi laut

badai tak lagi ramah
ombak tak lagi tenang

pulanglah
menuju perapian
jadilah penerang hingga api menjadikanmu penyubur bumi

biduk tua tutuplah kisahmu.


Sudutkota,200310

Tidak ada komentar:

Posting Komentar