Pengintip Rembulan
Sebutlah aku sipemalu
tertunduk bila bertatap dengan sinarmu
hanya menikmati kilaumu
dibalik jendela kamarku
kadang kupasang tekad
menikmati sinarmu lebih dekat
tapi
sinarmu kadang terasa angkuh
bagaikan tak tersentuh
pernah aku menghayalmu
hìngga aku tak tahu
malam telah berlalu
ketika terjaga hanya keringat yang mengembuniku
malam ini tak kulewatkan lagi
kukais tirai dengan jemari
mataku akan mengintipmu
hingga fajar benar-benar akan mengusirmu
kan kusiapkan perangkap dalam mimpiku
kan kubuat cahayamu redup dengan tatapanku
hingga esok tak kucemburui lagi kilaumu.
Sudutkota, 280310
fellnya udah ok sahabatku
BalasHapussaran, kalau bisa dipadatin lagi dikit biar nuansa ngungunnya kian keliatan.
salam lifespirit!
Terimakasih bang'imron, atas masukkannya.
BalasHapussaran-sarannya selalu saya harapkan.
salam.