Cari Blog Ini

Selasa, 30 Maret 2010

Pengintip Rembulan

Pengintip Rembulan


Sebutlah aku sipemalu
tertunduk bila bertatap dengan sinarmu
hanya menikmati kilaumu
dibalik jendela kamarku
kadang kupasang tekad
menikmati sinarmu lebih dekat

tapi
sinarmu kadang terasa angkuh
bagaikan tak tersentuh


pernah aku menghayalmu
hìngga aku tak tahu
malam telah berlalu
ketika terjaga hanya keringat yang mengembuniku

malam ini tak kulewatkan lagi
kukais tirai dengan jemari
mataku akan mengintipmu
hingga fajar benar-benar akan mengusirmu

kan kusiapkan perangkap dalam mimpiku

kan kubuat cahayamu redup dengan tatapanku
hingga esok tak kucemburui lagi kilaumu.



Sudutkota, 280310

2 komentar:

  1. fellnya udah ok sahabatku
    saran, kalau bisa dipadatin lagi dikit biar nuansa ngungunnya kian keliatan.

    salam lifespirit!

    BalasHapus
  2. Terimakasih bang'imron, atas masukkannya.

    saran-sarannya selalu saya harapkan.

    salam.

    BalasHapus