Bolehkah Aku Mengatakan''ini sebuah puisi'
Kubuka lagi secarik kertas, yang telah kulipat semalam
disitu telah ada barisan tulisan
dari coretan pensil yang tak tajam
belum begitu tersempurnakan
tak banyak yang ingin ku curahkan
berapa kata dalam perkataan
tentang; kejadian sebuah kewajaran
aku tak meramu dendam
ini adalah kehidupan
garis takdir harus dijalankan
dikala kita melihat perbedaan
itulah cobaan
pernah ku terngiang
tentang penghias malam
seorang teman yang ingin ditemani sinar rembulan
sahabat yang lainku berkata; aku hanya mau Berkawan dengan kerlipan bintang
bagaimana denganmu?
tanya mereka padaku
masih adakah lagi penghias malam
pelangi..., itu bukan sebuah jawaban
ia bukan penghias malam
ahh...aku ingat kunang-kunang
mampukah ia menerangi jalan
aku yang tak terbiasa dalam kesamaran?
kenapa ku pilih kunang-kunang
karena aku tak lagi punya pilihan
Sudutkota, 100410.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar