Cari Blog Ini

Selasa, 18 Mei 2010

Aku Bukan Chairil

Aku Bukan Chairil



maafkan aku
setiap tulisanku tak membakar
setiap tulisanku tak membuai
setiap tulisanku tak mendayu tak berirama

aku bukan Chairil

yang setiap gumpalan tembakau
yang dihembuskan mengawan
menjadi puisi sajak indah

aku adalah kekosongan jiwa
menulis hanya dengan nadanada yang ku suka
aku mengembara diantara penapena yang akan mencoret harianmu
aku sewaktuwaktu bisa menjadi kaca di pelupuk matamu
yang akan memberikan rasa indah dalam setiap pandanganmu

bahkan aku bisa menjadi setumpuk jiwa
yang akan selalu merasukimu.


Sudutkota, 05mei10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar