Dada ku dan Bulan
aku memang punya dada bidang
di dalamnya masih banyak kotakkotak kosong
belum terisi penuh di tiap ruangnya
tapi aku tak bisa memaksa bulan
tapi aku tak bisa memenjara bulan
dalam dada ku yang hanya sebidang
bulan itu sebesar kapal selodang
berlayar tak terhempas gelombang
andai bulan hanya kuning telur
mungkin sudah banyak bulan yang ku penjara di dada ku, hingga perutku
cemburulah para pujangga
pada dada ku yang hanya sebidang
memenjara bulan
punguk pun akan resah bertengger di pohon cempedak hutan
karena tak ada lagi yang di rindukan
tapi bulan itu penguasa malam
mungkin dada ku yang akan remuk redam
jika ditimpa bulan.
Sudutkota, 12mei10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar