Itukah Dirimu
tak adil bagiku
menerimamu yang telah kuanggap bayang semu
dulu aku pernah berharap
dulu hati pernah berucap
namun kau tak pernah tanggap
kini setelah menggilir hati
menghanyutkan perasaanmu
ingin bermuara di hatiku
aku tak mau membuka hati
memang kau masih perawanperawanku
tapi kuyakin bibir manismu tak perawan lagi
entah berapa bibir yang telah menyinggahi
agar kau tahu
aku masih orsinil seperti dulu
tak sama denganmu.
sudutkota, 05mei10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar