ini rinduku padamu
Dibingkai air dan badai
Sesekali petir menyeringai
Membasahiku dalam keraguan
Hingga hatiku sudah dapat kupanahkan
Hujan.....
Rintik suaramu yang mengirama
Serasa melodi bagiku
Kau ciptakan dalam kebekuan
Aku yang sendirian dalam ketidakpastian
Merenungi dalam rintikkanmu
Hujan teruslah begini...
Hanyutkanlah aku dalam iramamu
Biarkanku bermimpi lagi dalam renungku.
Cari Blog Ini
Sabtu, 20 Februari 2010
Coretan untuk'Astri
Tak bergeming lagi senyummu Astri
Dulu yang sering akrab didua bibir tipis itu
Masih kau berikan jenjang dihatimu
Untuk kunaiki
Tapi ku tak kuat lagi menitinya
Hingga ku telah hanyut dibawa setan-setan malam.....
Yang tak lagi melabuhkan hati ini didermagamu
Begitu setia kau menungguku
Bagai teratai yang bertarung dikekeringan
Maafkan Astri, coretan kecil yang telah menggoncangmu
Dibalik penantianmu hanya diakhiri dengan airmata.
Dulu yang sering akrab didua bibir tipis itu
Masih kau berikan jenjang dihatimu
Untuk kunaiki
Tapi ku tak kuat lagi menitinya
Hingga ku telah hanyut dibawa setan-setan malam.....
Yang tak lagi melabuhkan hati ini didermagamu
Begitu setia kau menungguku
Bagai teratai yang bertarung dikekeringan
Maafkan Astri, coretan kecil yang telah menggoncangmu
Dibalik penantianmu hanya diakhiri dengan airmata.
Selasa, 16 Februari 2010
produk pabrik disebatang tubuhmu___
Kurogoh lagi kantongku_memenuhi kegilaanmu
Berkali sudah ku kata_aku tetap setia, walau kamu bau asap dapur dan berdebu
Tak guna kau badutkan dirimu
Dengan produk pabrik itu_bibir merahmu, silicon dihidungmu, rona dipipimu, arang
dimatamu, rebonding...smoting apalagi namanya dirambutmu...._
Tak ingin kulihat lagi, dikau bagai produk oplosan itu_
Ku ingin dikau seadanya seperti dulu_
Mungkin tak kau sadari, produk pabrik itu membuat resah mataku_
Membuat koyak kantongku__
Dengan peluhku_.......
Kau lumuri produk pabrik itu disebatang tubuhmu.....
Berkali sudah ku kata_aku tetap setia, walau kamu bau asap dapur dan berdebu
Tak guna kau badutkan dirimu
Dengan produk pabrik itu_bibir merahmu, silicon dihidungmu, rona dipipimu, arang
dimatamu, rebonding...smoting apalagi namanya dirambutmu...._
Tak ingin kulihat lagi, dikau bagai produk oplosan itu_
Ku ingin dikau seadanya seperti dulu_
Mungkin tak kau sadari, produk pabrik itu membuat resah mataku_
Membuat koyak kantongku__
Dengan peluhku_.......
Kau lumuri produk pabrik itu disebatang tubuhmu.....
"Bekas orang gila"
aku tak mau tergila oleh hartamu
aku tak mau tergila karena wanitamu
aku tak mau tergila dengan tahtamu
semua kemewahan
semua keindahan
semua kekuasaan
takkan pernah membuatku tergila-gila
karena aku bekas orang yang tergila-gila.......
bagiku....
dunia yang sesaat
untuk yang bermanfaat...
koeraitadji,030509
.frdi frdian.
aku tak mau tergila karena wanitamu
aku tak mau tergila dengan tahtamu
semua kemewahan
semua keindahan
semua kekuasaan
takkan pernah membuatku tergila-gila
karena aku bekas orang yang tergila-gila.......
bagiku....
dunia yang sesaat
untuk yang bermanfaat...
koeraitadji,030509
.frdi frdian.
Mie instant
andai saja hidup ini seperti mie instan yang tinggal disirami air panas langsung bisa disuguhkan, betapa mudahnya, tidak membutuhkan proses yang begitu panjang.
Tapi hidup yang penuh lika-liku, warna-warni, turun-naik, kadang-kadang membuat kita jenuh, tapi kadang-kadang kita merasa tertantang untuk menjalaninya.
Banyak diantara kita menjalani hidup hanya mencari posisi aman saja(main selamat)karena merasa tidak punya daya saing dan tidak mampu untuk berpacu.
Lucu, penuh bumbu dan rasa, kadang-kadang membingungkan, kadang-kadang menggetarkan,kadang-kadang ketagihan....tak jauh beda dengan makan MIE INSTANT.
Tapi hidup yang penuh lika-liku, warna-warni, turun-naik, kadang-kadang membuat kita jenuh, tapi kadang-kadang kita merasa tertantang untuk menjalaninya.
Banyak diantara kita menjalani hidup hanya mencari posisi aman saja(main selamat)karena merasa tidak punya daya saing dan tidak mampu untuk berpacu.
Lucu, penuh bumbu dan rasa, kadang-kadang membingungkan, kadang-kadang menggetarkan,kadang-kadang ketagihan....tak jauh beda dengan makan MIE INSTANT.
"Ku masih Terpesona"
Huh''...Aku masih terpesona",
Memandangi langitMu yang membentang seolah-olah akan jadi sahabatKu, mungkin tak ada yang menyadari langitMu bisa saja runtuh dan meremukkanKu.
KakiKu terasa kokoh berdiri diatas bumiMu, mungkin tak ada juga yang menyadari tentang bumiMu yang sewaktu-waktu bisa saja membelah diri dan menenggelamkanKu.
MataKu tak hentinya menikmati lautMu dengan ombak kecilNya yang saling berkejaran, mungkin tak ada juga menyadari tentang lautMu yang akan menjadi gelombang besar dan menggulungKu.
JiwaKu terasa damai dan tentram dengan semilir angin yang membisikkan cerita-cerita kecil padaKu, mungkin tak ada juga yang menyadari, anginMu bisa saja meluluh lantakan jagad raya ini.
SyukurKu padaMu tak akan pernah Kuabaikan, dalam segala kekurangan dan kelebihan nikmatMu hanya engkaulah kiblatKu.......................,
Memandangi langitMu yang membentang seolah-olah akan jadi sahabatKu, mungkin tak ada yang menyadari langitMu bisa saja runtuh dan meremukkanKu.
KakiKu terasa kokoh berdiri diatas bumiMu, mungkin tak ada juga yang menyadari tentang bumiMu yang sewaktu-waktu bisa saja membelah diri dan menenggelamkanKu.
MataKu tak hentinya menikmati lautMu dengan ombak kecilNya yang saling berkejaran, mungkin tak ada juga menyadari tentang lautMu yang akan menjadi gelombang besar dan menggulungKu.
JiwaKu terasa damai dan tentram dengan semilir angin yang membisikkan cerita-cerita kecil padaKu, mungkin tak ada juga yang menyadari, anginMu bisa saja meluluh lantakan jagad raya ini.
SyukurKu padaMu tak akan pernah Kuabaikan, dalam segala kekurangan dan kelebihan nikmatMu hanya engkaulah kiblatKu.......................,
Lembayung Senja
LangkahKu gontai
Berjalan bagai Singa lapar
Pulang dari perburuan
.
Masih Ku melihat
Masih ku mendengar
Masih Kumerasakan
.
Lembayung yang menyapu sore
Malam yang akan ku jelang telah menjemput
.
Aku terkubur diujung jalanKu
Meratapi pagiKu yang telah pergi..............
Berjalan bagai Singa lapar
Pulang dari perburuan
.
Masih Ku melihat
Masih ku mendengar
Masih Kumerasakan
.
Lembayung yang menyapu sore
Malam yang akan ku jelang telah menjemput
.
Aku terkubur diujung jalanKu
Meratapi pagiKu yang telah pergi..............
antara cintamu dan uang........
Seandainya Aku diberikan pilihan, antara uang dan cintaMu.Dengan sangat maaf sekali mungkin Aku akan memilih uang, Karena dengan uang Aku akan bisa membeli semua cintaMu dan Kamu tidak akan bisa lagi menjajakan cintaMu.....
karena semua cintaMu telah Ku beli dengan uangKu...............................
karena semua cintaMu telah Ku beli dengan uangKu...............................
Berpejam Mata"""""""""
""""""Biarkan Ku berjalan,
dengan berpejam mata
Biarkan Ku tersesat dirimbaMu
Dengan berkawan segumpal jiwa
Kau ingin Aku arungi,
Luasnya lautanMu
Dengan kedua tanganKu
Akan Ku lakukan,
untukMu
Kalau memang suatu keharusanKu..................
dengan berpejam mata
Biarkan Ku tersesat dirimbaMu
Dengan berkawan segumpal jiwa
Kau ingin Aku arungi,
Luasnya lautanMu
Dengan kedua tanganKu
Akan Ku lakukan,
untukMu
Kalau memang suatu keharusanKu..................
"Jakarta Aku Menatapmu Dengan KesedihanKu"
Diantara kemegahanmu
Tidakkah Kau sisakan gubuk kecil untukKu
Kolong yang Kutempati
Menambah rasa dukaKu
Kali kecil tempat sampahmu
Penyambung hidup bagiKu
Tempat Kumengais rezeki
Ini kah arti hidup bagiKu..??
Kau biarkan GenerasiKu
sepertiKu.........?
Jakarta kau memang ibu negaraKu
Tapi bukan ibu kandungKu
Jakata Aku menatapmu dengan kesedihanKu................
Tidakkah Kau sisakan gubuk kecil untukKu
Kolong yang Kutempati
Menambah rasa dukaKu
Kali kecil tempat sampahmu
Penyambung hidup bagiKu
Tempat Kumengais rezeki
Ini kah arti hidup bagiKu..??
Kau biarkan GenerasiKu
sepertiKu.........?
Jakarta kau memang ibu negaraKu
Tapi bukan ibu kandungKu
Jakata Aku menatapmu dengan kesedihanKu................
MataKu belum mau dilabuhkan...............
Aku sepetinya tak peduli
Angin telah membisikkan dinginnya malam
Awan telah memasang kelam
Bulan pun telah menutup malam
MataKu belum juga mau dilabuhkan....
Ada apakah gerangan,,?
Sampai kapan...
Jam sudah menunjukkan pukul sekian
Hatiku masih ingin menikmati malam...............
Angin telah membisikkan dinginnya malam
Awan telah memasang kelam
Bulan pun telah menutup malam
MataKu belum juga mau dilabuhkan....
Ada apakah gerangan,,?
Sampai kapan...
Jam sudah menunjukkan pukul sekian
Hatiku masih ingin menikmati malam...............
GumamKu...!!
Teriakan rakyat Bagai Nyanyian bagiMu
Teganya kau nodai Lembaran putih itu
Percayalah Alam takkan seramah dulu
Hukuman menunggu isyarat dariMu....!
Teganya kau nodai Lembaran putih itu
Percayalah Alam takkan seramah dulu
Hukuman menunggu isyarat dariMu....!
Pernahkah Kau Memikirkannya...........
Pernahkah kau memikirkannya.........Hidup disebuah negri yang tanpa aturan. Hidup dinegri yang tanpa pemimpin. Kesombongan, ketamakan dan Kekejaman jadi rutinitas harian. Agama hanya identitas. Sumpah jadi sampah. Hidup bukan lagi suatu amalan. Mati hanya suatu proses yang harus dijalani. Surga Neraka Hanya Cerita................
Minggu, 14 Februari 2010
IdealismeKu tak Perawan Lagi____________
Jangan tanyakan lagi idealisme itu padaku
Karena hanya akan menambah beban pikiranku
Dulu memang harus ku mengaku idealìsme itu tumbuh subur dengan usiaku
Tapi zamanmu...
telah memperkosa idealisme itu....
Aku yang dulunya lugu dan bersahaja laku
Perlahan engkau jamah juga otakku
Setiap ku tafakur memikirkan itu
Idealisme jadinyo kok begitu
Mudahnya kau goyahkan aku
Hingga terkadang ku kagum padamu
Telah merobohkan pendirianku
Hingga sekarang aku tak tahu
Apakah idealisme itu.
untuk siapa dan buat siapa
Apakah dinegri ini memiliki idealisme sebuah prestasi..?
Memiliki idealisme dinegri ini hanya akan membuat kita dikebiri
Idealisme hanya sandiwara dan cerita.....
Karena hanya akan menambah beban pikiranku
Dulu memang harus ku mengaku idealìsme itu tumbuh subur dengan usiaku
Tapi zamanmu...
telah memperkosa idealisme itu....
Aku yang dulunya lugu dan bersahaja laku
Perlahan engkau jamah juga otakku
Setiap ku tafakur memikirkan itu
Idealisme jadinyo kok begitu
Mudahnya kau goyahkan aku
Hingga terkadang ku kagum padamu
Telah merobohkan pendirianku
Hingga sekarang aku tak tahu
Apakah idealisme itu.
untuk siapa dan buat siapa
Apakah dinegri ini memiliki idealisme sebuah prestasi..?
Memiliki idealisme dinegri ini hanya akan membuat kita dikebiri
Idealisme hanya sandiwara dan cerita.....
Langganan:
Postingan (Atom)